Pengalaman operasi gigi kemaren, sebelum operasi rasanya harap harap cemas. Karena baca baca di artikel dan pengalaman dari teman teman dan saudara yg pernah operasi gigi geraham miring. Sebelum operasi kebelet mau ke wc dan bilang ke perawat ijin ke toilet dulu. Wcnya wc duduk. Saya paling ga suka kalo wc umumnya wc duduk, membayangkan berapa org yg duduk disitu dan belum tentu bersih semua.
Setelah dari toilet, menunggu perawat memanggil krn dokter yg mau mengoperasi belum datang krn masih ada urusan di kampus (beliau juga pengajar di fkg unej) Setelah beberapa menit beliau datang, lalu saya dipanggil. Saya dipersilahkan berbaring dan disuntikkan bius lokal ke gusi dan bagian dalam mulut lain. Setelah bbrp menit saya ditanya apa merasa kebas (seperti kesemutan) di lidah dan bibir. Saya jawab di lidah saja. Ditunggu beberapa menit, tp tetap bibir saya tidak merasa kebas. Akhirnya ditambah lagi 1 dosis dan bibir saya mulai kebas. Dokter mulai memasukkan sesuatu kedalam mulut beliau berkata sedang membersihkan gigi saya, tp saya merasa sedang menusuk nusuk gusi atau mungkin menyayatnya. Karena saya masih merasa sedikit sakit, beliau menambahkan lagi suntikan bius. Dan akhirnya mencongkel serta menarik gigi saya dg keras. Terlepaslah satu gigi yg jadi masalah. Ketika dibersihkan ternyata ada tumor di gigi tersebut, sebesar ujung kuku. Lalu saya berkumur dan air kumur yg saya keluarkan tercampur dengan darah. Setelah itu saya berbaring lagi untuk operasi gigi geraham yg miring, krn yg sebelumnya dioperasi adalah sebelah gigi geraham miring. Dokter mulai menusuk nusuk gusi gigi tersebut dan menyayat mencari jalan mengeluarkan akar yg miring. (perasaan saya sih gitu, krn g melihat), setelah beberapa detik (sepertinya ga sampai 1 menit), beliau menarik dg keras dan keluarlah gigi geraham tersebut. Beliau mengucapakan syukur berkali kali krn proses operasi berjalan lancar dan cepat (menurut saya). Beliau bilang itu bukan krn kepandaian beliau tp krn pertolongan Allah dan bertanya apakah saya sudah bersyukur. Saya jawab sudah. Beliau bilang tidak pernah sebelumnya menyuntikkan obat bius sebanyak pada saya. Tp alhamdulillah semuanya lancar. Setelah dikasih beberapa obat saya dipersilahkan pulang. Sampai rumah melihat kasa yg saya gigit penuh dg darah saya mulai pusing (saya phobia darah). Dan waktu saya buka kasa tesebut saya melihat 2 lubang dalam, jadi tambah pusing. Krn memang tidak dijahit. Setiap berkumur keluar darah. Sambil membaca baca artikel penanganan setelah operasi geraham, saya mengompres pipi dg es. Sebelum minum obat saya makan roti dan saya celupkan kedalam air, lalu saya telan. Selesai makan kumur dg air garam. Krn rasanya gusi sangat sakit, akhirnya saya g pakai kasa lagi dan sedikit lebih nyaman. Hari ini juga masih makan dg roti, itupun sedikit. Tp sudah mulai menyikat gigi (hindari lubang bkas gigi gigi yg dioperasi). Krn pengaruh obat yg menyebabkan asam lambung, akhirnya saya makan mie yg saya masak lama. Setelah makan ada mie yg tersangkut disana, saya kumur berkali kali tetap saja dtidak keluar. Akhirnya memakai jarum untuk menusuk mie tersebut dg sangat hati hati agar yg kena cuma mienya. Alhamdulillah keluar. Siang pendarahan sudah berhenti dan saat ini lubangnya ga sedalam kemaren. Sudah trjadi penggumpalan darah.
Terima kasih RS Bina Sehat dan Drg. Abdul Rochim M. Kes. MMR. yg sudah mengoperasi gigi saya serta dokter yg sudah menangani saya selama perawatan akar gigi dan perawat yg membantu dari proses perawatan akar sampai operasi selesai.
Time: rata rata 15-1 jam. Tapi waktu operasi gigi saya sekitar 10 menit (2gigi). Suntikan bius pertama dan menunggu reaksi sekitar 4menit. Suntikan bius kedua dan menunggu sebentar 1 menit. Operasi gigi sebelah gigi geraham dan suntikan bius ke-3 sekitar 3 menit, operasi gigi geraham miring 2 menit.
Nb: untuk yg mau operasi gigi geraham, sebaiknya tidak perlu memikirkan sakitnya. Pengalaman saya, lebih sakit waktu sakit gigi daripada waktu dioperasi. Cm pasca operasi sedikit lemas dan pusing. Sakit ketika biusnya hilang. Tp setlah minum obat nyeri nanti hilang. Dan saya sarankan untuk memilih dokter yg ahli (tanya tanya dulu sama yg pernah operasi)
Ket: gambar dg tanda adalah 2 gigi yg dioperasi
